Home » , , , , , , » Himpunan Mahasiswa Elektro PNJ Adakan Kajian Islam Fantastis

Himpunan Mahasiswa Elektro PNJ Adakan Kajian Islam Fantastis

Posted by M Syaiful Islam

Baca Juga Artikel
HME atau yang memiliki kepanjangan Himpunan Mahasiswa Elektronik yang merupakan salah satu organisasi di PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) pada awal bulan Maret 2016 ini hadirkan event bertemakan islami. Setelah pada akhir bulan Februari 2016 yang lalu mahasiswa PNJ adakan Olimpiade Politeknik (OP) yang dibuka pada tanggal 29 Februari dan berlangsung sampai bulan Maret 2016. Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta memang tidak ada hentinya mengadakan event-event menarik setiap bulannya.

Acara yang diberinama KAIFA (KAjian Islam FAntastis) ini merupakan agenda tahunan dari HME. Sesuai jadwal pelaksanaan acara KAIFA yaitu dilaksanakan pada hari Jum'at, 4 Maret 2016 pukul 13.30 di Masjid DA'IM (Darul Ilmi), para mahasiswa terlihat antusias mengikuti acara KAIFA dengan datang lebih awal. Walaupun pada awal waktu masih terlihat beberapa mahasiswa saja yang hadir karena ada beberapa kelas yang masih ada jam kuliah, namun seiring berjalannya waktu para mahasiswa yang hadir semakin banyak.


Pada acara KAIFA tahun 2016 ini memiliki sebuah tema yaitu "Be the Young Moslem Engineer" di hadiri juga oleh Kepala Jurusan (Kajur) Teknik Elektro PNJ yaitu Bapak Nuhung sekaligus memberikan sambutan dan meresmikan dimulainya kajian. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa akan mendukung program-program kemahasiswaan seperti ini karena beliau yakin suatu acara yang diselenggarakan di dalam masjid merupakan hal yang sangat baik. Beliau juga berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat berlanjut terus karena seorang mahasiswa tidak cukup hanya memiliki hard skill dan soft skill tetapi juga harus memiliki kemampuan memahami agama terutama kemampuan untuk mengkaji Al-Qur'an dan Hadist.

Terdapat dua pembicara dalam acara KAIFA kali ini yaitu Suryandaru ST. MT yang merupakan Founder Nano Teknologi dan Mokhamad Kusnan yang merupakan Presiden dari Youthcare Indonesia yang masing-masing memberikan kajian dengan tema yang berbeda.

Pembicara yang mendapat kesempatan pertama untuk memberikan kajian yaitu Mokhamad Kusnan. Dalam kajiannya banyak sekali bahasan yang menjelaskan tentang kiat-kiat menjadi pengusaha yang berjiwa islami. Pengalaman pahit beliau dalam kondisi keluarga yang bermasalah sempat dialami di masa kecilnya membuat beliau harus memutar otaknya agar dapat menghasilkan uang sendiri demi membiayai kehidupannya. Sangat mengispirasi sekali kisah masa lalu beliau yang bisa bertahan dalam kondisi yang berat hingga sekarang beliau sukses menjadi pengusaha yang memiliki omset miliayaran. Gaya bahasa beliau yang penuh dengan candaan membuat suasana menjadi cair dan bisa mendapat perhatian penuh dari para mahasiswa yang hadir.

Pembicara kedua yaitu Suryandaru memberikan kajian dengan tema yang berbeda. Beliau lebih menjelaskan tentang kondisi perkembangan Nano Teknologi di Indonesia yang masuh belum berkembang. Dalam pandangan Eropa pada tahun 2050, Indonesia akan menjadi negara yang maju dan berkembang pesat, namun beliau mengatakan akan menjadi miliki siapa Indonesia nanti ? Mungkin itu merupakan tugas para pemuda Indonesia untuk memegang erat kekuasaan Indonesia dari negara lain. Beliau yang juga berasal dari masa kecil yang sederhana menjelaskan kisah perjalanan hidup beliau yang penuh dengan mimpi-mimpi. Namun beliau mampu mewujudkan satu persatu mimpi-mimpinya tersebut. Beliau yang juga merupakan penulis buku memberikan sejumlah buku secara gratis kepada mahasiswa yang telah bertanya tentang materi yang beliau sampaikan. Judul buku yang diberikan adalah "300 ILMUAN NANO INDONESIA".

Bagi para mahasiswa yang mau bertanya tentang materi yang disampaikan, panitia memberikan hadiah berupa bingkisan. Setelah kedua pembicara selesai menyampaikan materinya masing-masing acara selanjutnya adalah pertunjukkan Teater Pelangi yang merupakan salah satu kagiatan pertunjukkan pentas seni yang di miliki UKM FIKRI PNJ. Pertunjukkan yang berlangsung kurang lebih selama 15 menit tersebut dimaksudkan memberikan kajian dalam bentuk teater. Para mahasiswa pun asik menyaksikan dengan menyantap makan ringan dan makan berat yang disediakan panitia.

Di penghujung acara terdapat sesi pembagian hadiah bagi para pemenang lomba nasid dan membuat esai yang sebelumnya sudah dilaksanaan perlombaannya di hari yang lain. Tidak hanya para pemenang lomba yang mendapatkan hadiah, acara KAIFA 2016 kali ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang hadir untuk memperebutkan door price dengan ikut serta dalam permainan game estafet surah dalam Al-Qur'an dimana MC akan menginstruksikan jenis surat yang harus dibaca kemudian setaip peserta membaca satu ayat secara bergantian. Bagi peserta yang tidak bisa melanjutkan bacaan surah dari ayat sebelumnya maka peserta didiskualifikasi, hingga pada akhirnya hanya tersisa dua orang peserta dari akhwat dan dua orang peserta dari ikhwan. Hadiah yang diberikan kepada peserta yang berhasil dalam lomba estafet surah Al-Qur'an tersebut mendapatkan sebuah flashdisk dan sebuah modem portabel.

Event KAIFA yang diselenggarakan oleh HME dengan tema "Be the Young Moslem Engineer" tersebut terbilang cukup sukses dan berjalan lancar. Tentunya event-event seperti ini bisa berlangsung disetiap tahunnya dengan mengusung tema dan acara yang lebih seru dan bermanfaat.

Terimakasih Anda mengunjungi situs saya, semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat. Dipersilakan untuk memberikan komentar tentang tanggapan dan pertanyaan Anda dari artikel di atas. Jangan lupa untuk "LIKE" dan "SHARE". Kini ALMETpedia tersedia di Android, Download Sekarang. Jika acara Anda ingin diposting di ALMETpedia hubungi kami melalui Kontak.

0 komentar:

Post a Comment